Kabar Duka: Mantan Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri Tutup Usia, Jejak Pengabdian yang Tak Terlupakan
Bongkarpost.co.id, Bandar Lampung
Kabar duka menyelimuti Provinsi Lampung, Mantan Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri, berpulang ke rahmatullah pada Kamis (15/5/2025) sekitar pukul 15.46 WIB di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Bandar Lampung.
Beliau wafat setelah menjalani perawatan intensif akibat penyakit serius yang menyerang pembuluh darah utama jantungnya (aortic dissection).
Informasi wafatnya tokoh yang dikenal luas sebagai birokrat sekaligus politisi bersahaja ini pertama kali beredar melalui pesan singkat di grup WhatsApp rekan-rekan dan kerabat dekat.
“Innalillahi wainnailaihi rojiun, telah berpulang Om Bachtiar hari ini jam 15.46 di RSUD Abdul Moeloek. Mohon doa dan keikhlasan buat semuanya,” bunyi pesan duka yang kemudian tersebar luas.
Bachtiar Basri menghembuskan napas terakhir setelah sebelumnya dinyatakan harus segera menjalani tindakan medis berupa pemasangan balon untuk mengatasi luka serius di pembuluh darah jantungnya. Sayangnya, kondisi kesehatan beliau tidak memungkinkan untuk menunggu lebih lama.
Jejak Panjang Pengabdian
Bachtiar Basri bukanlah sosok asing dalam panggung politik dan pemerintahan Lampung. Kiprahnya dimulai saat menjabat sebagai Bupati Tulang Bawang Barat periode 2009–2014, di mana ia dikenal sebagai pemimpin yang membangun daerah dengan pendekatan kultural dan pendekatan sosial yang hangat.
Puncak pengabdian publiknya terjadi saat ia dipercaya menjadi Wakil Gubernur Lampung periode 2014–2019, mendampingi Gubernur Muhammad Ridho Ficardo. Dalam masa jabatan itu, Bachtiar dikenal sebagai figur yang moderat, mampu menjembatani berbagai kepentingan dan tetap menjaga keteduhan politik daerah.
Meski telah purna dari jabatan formal, Bachtiar tetap aktif dalam dunia politik. Pada Pilkada Lampung 2024, ia kembali dipercaya untuk memimpin sebagai Ketua Tim Pemenangan pasangan Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela.
Di bawah arahannya, pasangan tersebut berhasil memenangkan pertarungan politik yang ketat, mengalahkan petahana Arinal Djunaidi dan pasangannya Sutono.
Sosok yang Dirindukan
Kehilangan Bachtiar Basri bukan hanya duka bagi keluarga dan kerabat, tetapi juga masyarakat Lampung yang mengenal dan menghormatinya sebagai pemimpin yang rendah hati dan penuh dedikasi.
Di mata banyak orang, ia adalah tokoh yang tidak hanya bekerja, tetapi mengabdi dengan sepenuh jiwa.
“Beliau adalah tokoh yang mengedepankan etika dan musyawarah dalam setiap proses. Kepemimpinannya selama ini menjadi panutan banyak generasi muda politikus Lampung,” ujar salah satu kolega politiknya yang turut menyampaikan belasungkawa.
Selamat jalan, Bapak Bachtiar Basri. Jejak pengabdianmu akan terus menjadi bagian dari sejarah Lampung dan inspirasi bagi banyak generasi.
(Redaksi Bongkar post menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan).







