Bongkar Post
Bandar Lampung,
Rolling pejabat, pemberhentian, masa pensiun, dan sebagainya adalah lumrah dalam sistem birokrasi kepegawaian ASN di Indonesia. Istilah kerennya adalah refresh.
Per tanggal 1 Desember 2023 Kabiro Kesra Provinsi Lampung Ria Andari, akan mengakhiri jabatannya karena memasuki usia pensiun PNS, yaitu 60 tahun.
“Saya sengaja undang ke sini, bahkan bertemu sebelumnya disela-sela acara penutupan MTQ ke 50 Provinsi Lampung di lapangan Korem Saburai untuk menjelaskan sesuatu selain silaturahmi,” bebernya pada Senin, 16 Oktober ketika ditemui di ruang kerjanya, lingkungan kantor Gubernur Lampung.
Momen pas untuk bercerita banyak hal seperti yang diungkap bu Ria, demikian sapaan akrabnya.
Setelah sempat diberitakan “miring” oleh salah satu LSM di Bandar Lampung tentang anggaran program rutin dan proyek rohani umroh beberapa waktu lalu, bu Ria mengklarifikasi persoalan itu.
“Ini kerjaan menyangkut banyak orang, bawa-bawa agama, Bismillah, tidak ada yang tidak sesuai SOP karena pertanggungjawabannya langsung di hadapan Allah dan masyarakat,” terangnya.
Proyek rohani umroh dengan menggandeng pihak ketiga bisa di check langsung karena ada LPJ nya, dari jumlah peserta, syarat, pendataan, akomodasi, sampai kepulangan ke tanah air semuanya jelas.
Begitu pula 10 program pengajian rutin di beberapa lokasi Bandar Lampung mau pun luar kota, banyak yang dihendel sendiri.
“Tiap tempat beda jumlah peserta sehingga beda alokasi anggarannya. Bila peserta pengajian akbar jumlahnya di bawah target, tentu sisa anggaran akan dikembalikan ke kas keuangan agar ada penghematan untuk dialokasikan ke kegiatan lainnya yang bermanfaat,” tambahnya.
Puluhan tahun mendedikasikan dirinya di pemerintahan. Penuh dinamika dalam menapak karirnya dari bawah, Bu Ria yang mantan kadisdik kota Metro itu sangat terbuka atas semua informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat dan wartawan. Tidak ada yang ditutup-tutupi.
Dia menambahkan, “toh selama ini karir saya mulus-mulus saja, enggak neko-neko, bekerja sesuai aturan. Prestasi dan kerja diutamakan. Silahkan pak Gubernur yang menilai. Bahkan kemarin pak Arinal sempat menanyakan adakah calon pengganti yang seperti saya. Saya jawab itu kewenangan bapak,” jelasnya lagi.
Paska pensiun, tak muluk-muluk, bu Ria niat fokus ke pengajian di sisa umurnya agar lebih dekat kepada Allah SWT. Lebih dekat ke keluarga dan suami.

Menurutnya urusan dengan LSM clear, hanya kesalahpahaman, wartawan dari beberapa media sempat menemui bu Ria di ruang kerjanya. Semua diterima dengan baik.
“Tadi saya meeting dengan para staff di Biro Kesra. Kalian harus mulai belajar banyak sebagai generasi penerus saya. Jangan jauhi dan musuhi wartawan, mereka sahabat. Selepas saya, nanti saya ‘titip’ staff ke teman-teman pers agar tetap jaga silaturahmi dan menjaga hubungan baik,” tutupnya. (Nop)







