Bongkar Post – Dokter Zam Zanariah Mundur Pencalegan Demokrat

Bandar Lampung, BP

Caleg Demokrat Dapil Lampung 1 no. urut 5, dr. Zam Zanariah,Sp., S., M.Kes., ditemukan juga mencalegan diri di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan nomer urut yang sama. Dia maju mencaleg untuk DPRD Provinsi Lampung.

Bacaan Lainnya

Meski nama Zam Zanariah hanya terdata pada DCS (Daftar Calon Sementara) sebagai caleg Demokrat, dan bukan di PKB, namun saat dikonfirmasi, Zam mengaku dirinya mencaleg pula di PKB.

“Iya dek, insyaAllah maju caleg di PKB dek,” ujar Zam, saat dikonfirmasi media ini, Sabtu malam (30/9/2023).

Ditanya lebih lanjut soal mencaleg di dua partai, Zam menjawab “Sabar ya dek,nanti insyaAllah ada informasi jelas…mohon maaf,” kata dia.

Sementara diketahui, seorang sumber di DPD Partai Demokrat Lampung menyebut, bahwa Zam Zanariah belum menyertakan surat pengunduran dirinya sebagai Aparat Sipil Negara (ASN).

“Belum ada,” singkat sumber di Demokrat ini.

Hal berbeda dengan pernyataan Zam. “Sudah dek, kalau belum tidak mungkin masuk dalam daftar DCS dek,” ungkap Zam, seraya menyilahkan media ini untuk tanya ke KPU.

“Maaf ya dek…ini internal saya ya dek di politik,”

“Mohon sabar ada waktunya ya dek,”

Begitulah Sang Dokter Saraf yang berpraktek di RSUD Abdoel Moeloek dan RS Advent ini menjawab konfirmasi via pesan WhatsApp-nya.

Sementara, menurut Nerozely Koenang, salah seorang Caleg Demokrat yang mencalonkan diri di DPRD Lampung mengatakan, bahwa apa yang dilakukan Zam Zanariah merendahkan marwah partai.

“Ini dinda Zam merendahkan marwah Partai Demokrat..dan marwah pimpinan DPD Lampung..kalau emang sangat dekat Anies gpp..tapi kan baru kenal Anies di bandara..pas acara Nasdem,” ucap Nero, yang suka dipanggil dengan sebutan Panglima ini.

“Sebaiknya dinda Zam tunjukkan dulu surat pengunduran diri yang sudah ditandatangani gubernur dan benar apa enggak sudah diajukan ke BAKN..supaya gak modus..jadi sarana bargaining,” ujar Nero lagi.

Dan terungkap, Zam Zanariah memilih mundur dari pencalegan Partai Demokrat.

“Izin dengan hormat Zam sudah mundur dari Partai Demokrat, kepada seluruh keluarga Partai Demokrat yang Zam cintai, izin mundur dari pencalegan Demokrat, semata-mata tidak ada konflik internal partai atau konflik pribadi, tetapi karena semata-mata karena keinginan pribadi dan keputusan politik yang harus saya pilih, tanpa adanya paksaan atau tekanan dari siapapun, mohon maaf bila selama dalam keluarga Demokrat bila saya ada salah, dan insyaAllah tetap berharap menjadi bagian keluarga walau berbeda perahu, mohon undur diri dari grup, sudah izin pada Pak Ketua @⁨~Edy Irawan⁩ dan Sekretaris @~Midiiswanto⁩, salam hormat selalu. Adapun baliho karena keseriusan Zam mau maju pileg melalui Demokrat, tapi tiba-tiba ada perubahan dinamika politik sehingga pemilik baliho sudah terlanjur memasang baliho, yang insyaAllah dalam waktu dekat akan turun, mohon maaf bila Zam buat kegaduhan dalam keluarga ini, salam sayang dan hormat selalu,” demikian pernyataan Zam terkait pengunduran pencalegan dirinya dari Partai Demokrat. (tk)

Pos terkait