(Foto. Relawan Ganjar-Mahfud Lampung pada merayakan sederhana HUT ke-55 bacapres Ganjar Pranowo di Tugu Adipura (Bundaran Gajah) Enggal, Bandarlampung, Jumat malam-Sabtu dini hari (27-28/10/2023). | Muzzamil)
Bongkar Post
BANDAR LAMPUNG – Relawan pemenangan bapaslon presiden dan wakil presiden RI 2024-2029 Ganjar Pranowo-Mahfud MD (Ganjar-Mahfud) di Lampung, berkumpul di Tugu Adipura (Bundaran Gajah) Enggal Bandarlampung, mulai pukul 23.00 WIB, Jumat (27/10/2023) tengah malam lalu, hingga Sabtu dini hari, bertepatan momen Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95.
Mereka, puluhan, datang dengan berkonvoi motor beratribut organ relawan, sebagian berkostum khas kenaan Ganjar, sebagian berbusana bebas. Satu tujuan, berkumpul tengah malam pusat kota itu, menghadiri undangan mendadak perayaan sederhana: renungan malam, doa bersama, potong nasi tumpeng, dan tiup lilin HUT ke-55 Ganjar.
“Tabikpuun.. GANJAR-MAHFUD Metal! Salam Menang Satu Putaran! Dari ide spontan lahirlah undangan. Dari bersit ingatan, Sabtu 28 Oktober 2023 selain merupakan Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95, bertepatan pula dengan peringatan HUT ke-55 bacapres idola rakyat Indonesia, siapa lagi kalau bukan Mas GANJAR PRANOWO, maka lahirlah ide untuk turut membersamai kebahagiaan beliau memasuki usia barunya, bersama orang-orang terdekat, juga, kita,” kutipan undangan berantai kiriman Muzzamil, sang pengundang, via WhatsApp.
“Sekadar perayaan sederhana, dari kita, para penitip harapan sejati, harapan besar agar duet maut GANJAR-MAHFUD Gerak Cepat memimpin Menuju Indonesia Unggul,” imbuh relawan militan Jokowi sejak 2014 itu, kini relawan Ganjar-Mahfud ini.
Untuk itu dengan segenap kerendahan hati, aktivis 1998 itu menggagas even spontan Jumat tengah malam tersebut. Puluhan relawan, tak terkecuali para pimpinan organ, menyemut di lokasi, praktis hingga usai Sabtu (28/10/2023) pukul 00.40 WIB.
Hadir antara lain, Ketua Dulur Ganjar Pranowo (DGP) Lampung, Ketua Ganjarist Lampung Achmad Huzairin, plus dewan pembina Friandi Indrawan, dan Ketua Ganjarist Bandarlampung. Lalu, Ketua Gerak 98 Lampung Purnomo Subagio.
Lalu, Ketua DPD Gerakan Persada (GP) Nusantara Lampung cum aktivis 1998 Rifki Indrawan, Rusli Taslim dari DPD Gerakan Pemenangan Ganjar Pranowo (GPGP) Lampung, Ketua Relawan I’m (Intellectual Movement) Ganjar Lampung yang juga tokoh pemuda M. Iqbal Ardiansyah, dan Ketua DPD Jangkar Merah Putih (JMP) Lampung Wahyudi Hasyim.
Lalu, Bendahara DPP Jaringan Nasional untuk Ganjar Pranowo (Juragan) Junaedi, Ketua Relawan Buruh Sahabat Ganjar (RBSG) Lampung Muhammad Rani Joni, Ketua Relawan Ganjar Pranowo (RGP) RI-1 Lampung Linda Ayu C, Koordinator Rumah Kita Diah Iwoek, Ketua Seknas Jokowi for Ganjar Lampung Yohanes Joko Purwanto. Juga sejumlah lainnya.
Pengagas acara, Muzzamil, sekalian korlap dadakan, memandu helat. Massa relawan berkelimun di sisi empat tumpeng bawaan, yang masing-masing dihiasi lilin angka 55.
Ditingkahi kilau warna 55 balon kena blitz kamera gawai, DLSR, pun lampu kendaraan pelintas, pidato singkat-singkat pimpinan relawan pada perayaan sederhana HUT ke-55 Ganjar ini, semirip senada seirama.
Rerata mengucapkan selamat ulang tahun kepada Ganjar, mendoakan dia panjang umur sehat selalu, mendoakan pula sukses bersama pasangannya Mahfud MD menang terpilih pada Pilpres 14 Februari 2024 nanti hingga lengkap status terlantik 20 Oktober 2024, dan Ganjar diganjar berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa menjadi Presiden ke-8 Indonesia pelanjut-penerus Jokowi.
“Selamat ulang tahun mas Ganjar Pranowo ke-55. Semoga panjang umur, sehat selalu, tercapai cita-citanya menjadi Presiden Republik Indonesia 2024-2029. Saya ingin menyampaikan pesan moral Rumah Besar Ganjar Pranowo, bahwasanya kita ini sudah satu tempat minum, tempat makan, tempat tidur, berarti kita semua yang tergabung di sini adalah keluarga. Penting rasanya kita menyadari ini semua untuk mempererat persaudaraan dan kekuatan kita ke depan bahwa kita adalah satu keluarga yang tak mudah diadu domba. Tetap semangat, satu komando, menangkan Ganjar Pranowo -Mahfud MD satu putaran,” pekik pidato Ketua JMP Lampung Wahyudi Hasyim.
“Ganjar.. Presiden! Presiden.. Ganjar!” pekik yel berulang, tiap pimpinan usai pidato. Semua semringah, tiba hitung mundur, “lima, empat, tiga, dua, satu, tiup lilinnya!” secara serempak nyala api lilin angka 55 di empat tumpeng nasi kuning itu pun padam.
Dicermati, masing-masing tumpeng jua bak berlomba berucap selamat. “Dirgahayu Mas GANJAR PRANOWO ke-55, 28 Oktober 1968 – 28 Oktober 2023. Sehat Selalu Si Rambut Putih Sat Set Sat Set,” tulis ucapan selamat tumpeng pertama.
“Selamat HUT ke-55 Mas Capres Ganteng, GANJAR PRANOWO. Tambah Sayang Bu Atikoh dan Alam Ganjar, Semangat Menang Majukan Indonesia,” seperti tak mau kalah, tulisan ucapan tumpeng kedua.
Tumpeng ketiga? “Selamat Ulang Tahun Mas GANJAR PRANOWO ke-55, 28 Oktober 1968 – 28 Oktober 2023, Rakyat Indonesia Love You Full,” tulisnya pula.
“Selamat HUT ke-55 Mas GANJAR PRANOWO, Doa Kami Dari Lampung, Doakanmu Pimpin Indonesia,” tulis tumpeng keempat dalam ucapannya.
Seorang relawan gaek, pendukung Jokowi sejak era Pilgub DKI 2012, Pilpres 2014 dan 2019, berbisik tercekat. “Pak Ganjar seperti masih ada di sini,” lamat dia, merujuk sisa-sisa heroisme membersamai dua hari safari politik Ganjar Pranowo di 10 titik lokasi di tiga dapil gemuk: Bandarlampung, Lampung Tengah dan Lampung Timur, perdananya ini.
Pak tua, sebut saja dia sesuai pintanya, pun berbisik kunjungan dua hari Ganjar di Lampung, cukup percepat dirinya kian mantap move on dari imbas psikopolitik pascakeputusan Jokowi amini sulungnya maju pilpres, jadi rival Ganjar Pranowo. Pak tua, memerah rona. “Bismillah,” lirihnya.
Ada yang menarik, ada sosok mantan Wakil Bupati 2011-2014, Bupati Tulang Bawang Barat 2014-2022, Umar Ahmad, kini Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Bidang Pemenangan Pemilu, berdiri berbatik asyik turut larut menyaksikan jalannya acara dari sisi Pajero Turbo tepi area lingkar jalan ‘tugu keramat’ warga Kota Tapis Berseri itu.
Sayangnya, menghormati hajat relawan, Umar menolak halus tawaran untuk sekadar berpidato ucapan HUT ke-55 bacapres yang diusulkan dan didaftarkan ke KPU RI oleh gabungan partai politik pengusung PDI Perjuangan dan PPP, serta didukung oleh Partai Hanura dan Partai Perindo itu. Nun, wajah Umar semringah sepanjang acara.
Pengingat, Ganjar Pranowo, lahir di sebuah desa di Lereng Gunung Lawu, Karanganyar, Jawa Tengah, 28 Oktober 1968, anak ke-5 dari enam bersaudara dari pasangan S. Pamudji, pensiunan polisi yang pernah ditugaskan dalam penumpasan PRRI/Permesta di Sumatera Barat, Riau, Jambi (dulu Sumatera Tengah), dan Sri Suparni.
Ganjar aslinya, bernama lahir Ganjar Sungkowo yang berarti ‘Ganjaran usai mendapat kesusahan atau kesedihan’.
Nun lazimnya tradisi jamak orang Jawa yang tak ingin anaknya didera kesialan di masa depan, kemudian diganti nama belakangnya menjadi Ganjar Pranowo.
Ganjar Pranowo sendiri, melalui pesan elektronik balasan salah satu simpul relawan, menyampaikan salam takzim, dan berterima kasih perayaan sederhana itu.
“Terima kasih untuk support dan dukungannya,” ujar Ganjar, saudara sepupu dari Bambang Iriyanto, yang kini menetap di Sukoharjo I, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, pengasuh Ganjar saat belia di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, serta Sri Kaptini, kakak dari Bambang, kini warga Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung.
Sabtu dini hari, relawan Ganjar-Mahfud Lampung, perlahan membubarkan diri. Menyimak demi menyimak ungkapan militansi mereka, bak mengandaskan uap kantuk penyimaknya, terumbai di kerlap-kerlip lampu hias Tugu Adipura. (rls/Muzzamil)







