Bandar Lampung, BP
Kedatangan calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan di Kampus Malahayati disambut antusias masyarakat, dari kaum milenial sampai relawan AMIN, di Lampung.
Anies dan rombongan tiba di Kampus Malahayati, didampingi Ketua DPW PKB Chusnunia Chalim, Ketua DPW Partai Nasdem Herman HN, Ketua DPW PKS Ahmad Mufti Salim, serta Anggota DPR RI Fraksi PKB M Kadafi dan Anggota DPRD Lampung Noverisman Subing.
Saat Anies Baswedan memasuki ruangan dialog, antusias para peserta dialog meneriakan “Anies Presiden”, lalu Anies menanggapinya dengan cara menyapa para relawan serta mahasiswa milenial hingga menyalaminya.
Dialog kebangsaan Anies Baswedan dengan bertemakan “Tantangan Generasi Milenial Dalam Menjemput Demografi Menuju Indonesia Emas 2045, itu diikuti ratusan bahkan sampai ribuan peserta dari berbagai usia dan profesi.
Anies mengatakan, jika AMIN diamanatkan rakyat menjadi Presiden dan Wakil Presidena di Pilpres mendatang ia berencana pada tahun 2025 akan membangun jalur kereta double track di kota-kota di seluruh Indonesia.
“Sehingga jarak yang dulunya 300 km yang ditempuh 9 jam, dengan adanya double track akan lebih mempercepat kereta api serta memudahkan masyarakat dalam sistem transportasi,” ucap Anis.
Ia juga mengatakan akan meningkat transportasi umum di Bandar Lampung dan di kota – kota di Indonesia.
“Dengan meningkatkan transportasi hmum supaya masyarakat terutama di Bandar Lampung bisa mengurangi biaya transportasi setiap harinya serta bisa mengurangi kemacetan di jalan perkotaan,” ujar Anis saat di wawancarai awak media, usai dialog.
Sementara, Chusnunia Chalim selaku Ketua DPW PKB Lampung sekaligus Ketua Tim Kemenangan Daerah (TKD) Lampung, menyampaikan terimakasih kepada semua peserta yang sudah hadir.
“Saya berterima kasih untuk peserta dan antusiasnya menyambut kedatangan Pak Anies calon presiden kita di Lampung,” kata Nunik, sapaan akrabnya.
Ia juga menyampaikan harapan untuk pasangan AMIN di Lampung, untuk memperhatikan lapangan pekerjaan dan mahasiswa bisa mendapatkan pendidikan yang layak.
“Itu ada PR pak, untuk yang diperbaiki di kabupaten di seluruh Lampung,” tandas Nunik. (Zimi)







