Bongkar Post – BKSDA Telusuri Jejak dan Tangkap Harimau Nangkring di Pohon Karet PTPN I Regional 7 

BKSDA Telusuri Jejak dan Tangkap Harimau Nangkring di Pohon Karet PTPN I Regional 7. | dok/Muzzamil

Bongkar Post

Bacaan Lainnya

BANDARLAMPUNG – Sesuai hasil koordinasi, rencananya hari ini, Jum’at (14/6/2024), pihak otoritas Seksi Konservasi Wilayah (SKW) III Lampung Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu Direktorat Jenderal (Ditjen) Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yang bermarkas di Jl. Zainal Abidin Pagar Alam Nomor 1B Rajabasa, Bandarlampung, bergerak turun lapang.

Otoritas penting ini bakal lakukan investigasi, deteksi, penelusuran jejak, prakondisi dan penangkapan serta evakuasi seekor satwa liar harimau diduga Harimau Sumatera yang belum diketahui dari mana asalnya, yang ditemukenali oleh warga yang secara tak sengaja mendapati satwa langka dilindungi ini berkeliaran, meski asyik tetap saja bikin panik auto sport jantung bulu bergidik, tengah bertengger di dahan pohon karet area perkebunan karet Taman 92 Afdeling 3 PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 7, secara geografis di Desa Sukaraja Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, Kamis (13/4/2024) kemarin.

“PTPN udah hubungi. Besok (hari ini, red) baru ke lokasi,” singkat Asisten Humas PTPN I Regional 7, Andi, kepada awak media, Kamis.

Warga pemergok, yang kontan menjauh dari lokasi dirinya bertemu “cucunya kucing” itu, belakangan diketahui sehari-hari merupakan pekerja penyadap karet di areal kebun karet perkebunan karet setempat tersebut, wajar heran selain kaget auto sport jantung tadi.

Kok bisa, si harimau itu ada di atas dahan pohon karet yang notabene bagian dari sumber penghidupan diri dan keluarganya itu. Darimanakah ia, kenapa cuma sendiri dan lain pertanyaan kontan berkecamuk di benaknya.

Sebagai seekor satwa liar dilindungi, harimau dikenal tajam indera penciuman, cengkeram kaki kanan depan yang lazim ditemukenali petugas atau warga, bisa seukuran tangan orang dewasa. Bisa 20 meteran sekali lompat. Busyet.

Warga sejumlah desa dekat lokasi penemuan harimau tersebut, dilaporkan sebagian turut awas mawas, siaga dan berjaga. (Muzzamil)

Pos terkait