Bongkar Post – Alzier Bersyukur Parosil Menyadari Kesalahannya

 

Bongkar Post

Bacaan Lainnya

Bandar Lampung,

Mustasyar NU Lampung Alzier Dianis Thabranie mengapresiasi permintaan maaf Parosil Mabsus ke PKS, PAN dan Muhammadiyah.

“Bagus. Memang seharusnya begitu. Silaturahmi sekaligus bertabayyun. Jangan sampai salah paham menjadi pahamnya yang salah,” ujar putra mendiang Muhammad Thabranie Daud.

Alzier juga berharap semua pihak untuk saling menjaga kebersamaan di tengah perbedaan yang ada. Perbedaan adalah sebuah keniscayaan dan sunnatullah yang harus dijalani dengan harmoni.

Dari perbedaan itulah akan lahir nilai-nilai yang menjadikan ‘kita’ bukan ‘kami’ atau ‘aku’,” terang Alzier.

Alzier juga menambahkan, negara ini berdiri atas dasar kebersamaan para pendahulu bangsa yang mempunyai latar belakang yang berbeda.

“Itu sebabnya salah satu yang membuat republik ini merdeka dan bersatu dalam semboyan bhinneka tunggal ika,” jelasnya.

Diberitakan sejumlah media, mantan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus datang ke Kantor Muhammadiyah. Wakil Ketua Pengurus Wilayah (PW) Muhammadiyah, Fauzi Fattah menerimanya.

Pada kesempatan tersebut, Fauzi Fattah menyerahkan buku yang berjudul “Moderasi Beragama Sudut Pandang Orang Muhammadiyah” sebagai bahan bacaan bagi Ketua DPC PDIP Lampung Barat tersebut.

Selanjutnya, Parosil Mabsus mengunjungi Kantor PKS dan diterima langsung oleh Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung, Ahmad Mufti Salim dan jajaran pengurus, Rabu (16/8/2023).

Kemudian mantan Bupati Lampung Barat itu berkunjung ke Kantor Partai Amanat Nasional (PAN) Lampung, dan diterima Ketua DPW PAN Lampung Irham Jafar Lan Putra.

“Kami hanya terkejut saja. Tapi manusia itu memang tidak luput dari kesalahan, tapi tidak semua bisa meminta maaf. Jadi kita sudah memaafkan juga,” kata Irham.

“Saya tidak ingin klarifikasi soal video kemarin, saya mohon maaf atas kesalahan saya, kekhilafan atau kesombongan saya yang menyinggung keluarga besar PAN,” ucap Parosil.

Dalam video yang viral, Parosil mengajak warga NU tidak masuk PKS dan PAN. (Rls)

Pos terkait