Infografis Rekayasa Pengalihan Arus Lalu Lintas dan Pemberlakuan One Way Jalan Dalam Kota Bandarlampung dalam rangka kegiatan Bhayangkara Run HUT Bhayangkara ke-78, pada Minggu (30/6/3024) pagi. | dok. Polresta Bandarlampung/Muzzamil
Bongkar Post
BANDARLAMPUNG – Kepolisian Republik Indonesia Resort Kota (Polresta) Bandarlampung bakal memberlakukan kebijakan pengalihan sementara dan one way arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan protokol dalam kota sepanjang berlangsungnya even Bhayangkara Run dalam rangka peringatan HUT Bhayangkara ke-78 yang dipusatkan di area Tugu Adipura (Bundaran Gajah) Enggal, Bandarlampung, pada Minggu 30 Juni 2024 sejak pukul 05.00 WIB sampai selesai.
Demikian Kapolresta Bandarlampung Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Abdul Waras, S.IK., melalui Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polresta setempat, Komisaris Polisi (Kompol) Dr Ridho Rafika, S.H., M.M., secara afirmatif menjelaskan rencana rekayasa lalu lintas hari H lengkap dengan infografik cukup detail, seperti disitat diakses pada Sabtu (29/6/2024).
Arus lalu lintas ruas jalan yang akan dialihkan selama even berlangsung, dari tiga arah. Yakni dari Jl Raden Intan, Jl Diponegoro, dan Jl Gatot Subroto. “Polresta Bandarlampung akan mengalihkan arus lalu lintas dalam rangka kegiatan Bhayangkara Run pada hari Minggu 30 Juni 2024 pukul 05.00 WIB sampai dengan selesai. Mohon maaf mengganggu kenyamanan berlalu lintas masyarakat Kota Bandarlampung,” info Kompol Ridho.
Perinci, berikut rekayasa lalu lintas pengalihan arus ketiga arah tersebut. Pertama, arus lalu lintas dari Jl. Raden Intan. Dari arah Jl Raden Intan menuju Jl Sudirman, Jl Diponegoro, dan Jl Ahmad Yani melalui Bundaran Tugu Adipura dialihkan menuju ke Jl Tulang Bawang belok kanan ke Jl HOS Cokro Aminoto keluar di Jl Sudirman.
Lalu, arus yang menuju ke Jl Diponegoro lurus terus menuju ke Jl HOS Cokro Aminoto atas lalu belok kanan ke Jl Nusa Indah keluar di Jl Diponegoro. Dan, arus yang menuju Jl Ahmad Yani belok kanan ke Jl Diponegoro belok kiri menuju Jl MH Thamrin belok kanan ke Jl MT Haryono keluar di Jl Ahmad Yani.
Kedua, arus dari Jl Diponegoro. Dari arah Jl Diponegoro menuju ke Jl Sudirman melalui Bundaran Tugu Adipura dialihkan menuju ke Jl Susilo menuju Jl Juanda keluar Jl Sudirman.
Lalu, arus dari Jl Diponegoro menuju ke Jl Ahmad Yani melalui Bundaran Tugu Adipura dialihkan menuju Jl MH Thamrin belok kanan Jl MT Haryono keluar menuju Jl Ahmad Yani.
Ketiga, arus dari Jl Gatot Subroto. Dari arah Jl Gatot Subroto menuju Jl Kartini, Jl Diponegoro dialihkan menuju Jl HOS Cokro Aminoto atas menuju Jl Nusa Indah keluar di Jl Diponegoro.
Lalu, arus menuju Jl Kartini belok kiri menuju Jl MH Thamrin belok kanan ke Jl MT Haryono keluar Jl Ahmad Yani menuju Jl Kartini.
Selain itu, diberlakukan rekayasa lalu lintas one way (satu arah) di tiga ruas. Yakni, di Jl Tulang Bawang akses keluar menuju Jl HOS Cokro Aminoto, Jl Sriwijaya, Jl Majapahit, dan Jl Singosari.
Lalu, di Jl Sudirman dari Jl Sriwijaya – Jl Sudirman, one way diberlakukan sampai simpang empat traffic light Jl Sudirman – Jl HOS Cokro Aminoto. Dan, Jl MH Thamrin dari Jl Diponegoro menuju Jl Wolter Monginsidi.
Sembari menghimbau masyarakat selalu berhati-hati berkendara, mematuhi rambu lalu lintas yang disiapkan petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan Kota Bandarlampung serta lainnya, menghimbau masyarakat agar menggunakan jalan alternatif selama even berlangsung.
“Tetap budayakan keselamatan dalam berkendara. Kami ucapkan terima kasih atas kerja sama masyarakat dalam mendukung kelancaran kegiatan Bhayangkara Run HUT Bhayangkara ke-78. Salam Presisi,” khatur Kasatlantas Polresta Bandarlampung Kompol Dr Ridho Rafika mengunci keterangannya.
Terpisah, sejumlah warga kota terutama warga Jl Raden Intan Enggal Bandarlampung yang dimintai tanggapannya, Sabtu malam, mengaku telah mengetahui rencana rekayasa lalu lintas Minggu pagi. Hanya saja, ada dari mereka yang tidak tahu persis even apa yang akan diadakan besok. Ada yang mengira, penutupan jalan seperti biasa, seperti pada sebelum-sebelumnya (Car Free Day, red).
“Oh, lomba lari ya. Saya kira ya Car Free Day biasa mah kan kalo Minggu pagi. Belum tahu, ini baru pulang kerja. Wah bakal rame bener kalo gitu. Makasih ya infonya,” tutur Junaidi, warga salah satu gang kanan Jl Raden Intan, dicegat saat berjalan arah masuk gang, Sabtu malam. Dia tahu HUT Bhayangkara jatuh 1 Juli.
“Tahu lah. 1 Juli kan. Kalo 1 Juni kan hari lahir Pancasila, nah kalo 1 Juli hari lahir polisi, HUT Bhayangkara ya,” sahutnya seraya terkekeh. (Muzzamil)







