Audiensi IPM ke PAN Lampung. Hazizi Ajak Para Pemuda IPM Melek Politik

Foto. Media Center PAN Lampung

 

Bacaan Lainnya

 

Bongkar Post, Bandarlampung — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Lampung menegaskan komitmennya membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk terlibat dalam politik yang beretika dan berorientasi perubahan. Penegasan itu disampaikan saat DPW PAN Lampung menerima audiensi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Lampung di Kantor DPW PAN, Rabu (28/1/2026).

Audiensi tersebut diterima langsung Ketua DPW PAN Lampung M. Hazizi, didampingi Sekretaris DPW Ahmad Iswan H. Caya serta senior PAN yang juga Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PAN Lampung Irfan Nuranda Djafar.

Dalam pertemuan itu, Hazizi secara terbuka mengajak para pelajar dan pemuda IPM agar tidak menjauhi dunia politik. Menurutnya, politik justru menjadi instrumen penting dalam menentukan arah kebijakan publik.

“Saya sampaikan kepada anak-anak IPM Lampung, jangan alergi dengan politik. Jangan sampai ada image politik itu jelek. Politik itu bagus, karena menentukan kebijakan. Kebijakan pemerintah adalah hasil dari proses politik,” tegas Hazizi.

Ia menambahkan, PAN merupakan partai yang terbuka dan inklusif bagi anak muda. Hazizi bahkan mendorong kader IPM untuk aktif datang ke partai tanpa sekat formalitas.

“Mumpung kalian masih muda, main ke partai, jadi pengurus partai juga tidak masalah. PAN ini terbuka. Silakan main ke DPW PAN atau fraksi PAN, baik di provinsi maupun kabupaten/kota. Tidak usah formal-formal, datang saja. PAN terbuka untuk semua,” ujarnya.

Hazizi juga menekankan pentingnya partisipasi politik yang beretika. Kritik, menurutnya, adalah bagian dari demokrasi, namun tidak boleh menjatuhkan.

“Ikut berbuat. Mengkritik boleh, tapi jangan menjatuhkan,” katanya.

Lebih jauh, Hazizi mendorong IPM mulai menyiapkan kader terbaik untuk tampil dalam kontestasi politik ke depan. Ia menilai Pemilu 2029 masih cukup panjang untuk mempersiapkan diri secara matang.

“Siapkan kader terbaik IPM untuk dicalonkan. 2029 masih panjang. Mulai dari sekarang, bisa dari DPRD provinsi, kabupaten/kota, bahkan ke DPR RI. Perubahan itu harus dimulai dari sekarang,” tegasnya.

Namun demikian, Hazizi mengingatkan agar keterlibatan politik tetap menjunjung tinggi integritas dan menolak praktik politik uang.

“Yang harus diingat, jangan kita bermain politik uang,” tandasnya.

DPW PAN Lampung juga menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Kongres IPM sebagai bagian dari proses kaderisasi dan pendewasaan organisasi.

Sementara itu, Sekretaris DPW PAN Lampung Ahmad Iswan H. Caya menekankan pentingnya soliditas dan visi besar generasi muda IPM dalam membangun daerah.

“IPM harus tetap solid dan kompak. Selamat berkongres, karena kongres ini memberi pengalaman yang sangat berharga,” ujar Iswan.

Ia juga mendorong anak muda memiliki keterampilan nyata untuk pembangunan desa dan penciptaan lapangan kerja.

“Anak muda harus punya skill untuk membangun desa, kalau bisa menciptakan lapangan kerja. IPM harus punya desa binaan. Kita boleh berpikir lokal, tapi harus punya visi dan misi besar,” pungkasnya. (*).

Pos terkait