Apa itu virus Lumpy Skin Disease dan Bagaimana Gejala? Simak Ulasannya!

Bongkarpost.co.id (Pesawaran) – Kenali gejala dan penyebab awal hewan terkena wabah virus Lumpy Skin Disease (LSD).

Wabah virus LSD saat ini telah mencapai wilayah sumatera selatan dan Bengkulu.

Bacaan Lainnya

Target yang diintai yakni Sapi dan Kerbau.

Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Pesawaran mencatat hingga saat ini ada dua gejala awal hewan terjangkit virus LSD tersebut.

“Yang pertama yakni meningkatnya suhu tubuh hewan mencapai 41 derajat celcius dan yang kedua yakni munculnya nodul-nodul (benjolan-benjolan) berukuran 2-5 cm disekujur tubuh,” ujar Medik Veteriner Disbunak Pesawaran drh. Elia Rulita kepada awak media, Rabu (01/02/23).

Menurutnya, virus LSD tersebut merupakan penyakit hewan menular yang disebabkan oleh Virus cacar (Pox Virus/Poxviridea).

“Yang mana virus ini ditularkan melalui gigitan serangga (nyamuk, lalat penghisap darah dan caplak) yang dapat menyebar antar ternak jarak dekat maupun jarak jauh, termasuk pada alat tranportasi yang tercemar virus LSD tersebut,” kata dia.

Kendati demikian, peternak tidak perlu risau lantaran virus LSD tersebut tidak dapat menular ke manusia (bukan zoonosis).

“Akan tetapi, kerugian yang disebabkannya juga cukup mengkhawatirkan, yakni menurunnya harga jual, produksi susu, kemungkinan abortus hingga berujung kepada kematian hewan ternak tersebut,” ujar dia.

Oleh sebab itu, hingga saat ini Disbunak Kabupaten Pesawaran mengimbau agar masyarakat yang memiliki hewan ternak untuk dapat lebih waspada dalam menjaga kesehatan peliharaannya tersebut.

“Karena sampai saat ini belum ada instruksi untuk pemberian vaksin, maka seperti virus PMK kemarin, masyarakat diminta untuk lebih waspada dan berhati-hati dalam menjaga kesehatan hewan ternak nya, mulai dari kebersihan kandang hingga lalu lintas ternak tersebut,” pungkasnya.

(Akbar)

Pos terkait