Bongkar Post, Lampung Utara– Anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Irham Jafar Lan Putra, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada masyarakat di Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Senin (22/06/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Acara yang berlangsung di Rumah Aspirasi Irham Jafar Lan Putra, Jalan Taman Siswa, Kelurahan Kotabumi, itu dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Lampung Utara Iwan Purnama sebagai narasumber, Ketua DPD PAN Lampung Utara Hamidi, unsur Forkopimcam, serta ratusan warga setempat.

Dalam sambutannya, Irham Jafar Lan Putra atau yang akrab disapa Cak Irham mengatakan bahwa sosialisasi Empat Pilar merupakan program MPR RI yang wajib dilaksanakan oleh para anggotanya sebagai upaya menanamkan nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika kepada masyarakat.
“Sebagai anggota MPR RI, kami berkewajiban menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan. Program ini bertujuan menjaga dan memperkuat nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika di tengah masyarakat,” ujar Cak Irham.
Ia berharap materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut dapat menambah wawasan kebangsaan masyarakat dan semakin memperkuat semangat persatuan serta kecintaan terhadap tanah air.
Indonesia berdiri atas kebersamaan seluruh golongan. Semangat Bhinneka Tunggal Ika menjadi fondasi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk kembali membudayakan semangat gotong royong demi menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih, sejalan dengan program Indonesia Sehat.
Selain itu, Iwan mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap penggunaan teknologi, khususnya gawai dan telepon pintar, bagi anak-anak dan generasi muda agar tidak tergerus dampak negatif perkembangan zaman.
“Perkembangan teknologi yang sangat pesat memerlukan pengawasan bersama, terutama terhadap anak-anak usia dini. Jangan sampai generasi kita tergilas oleh arus modernisasi yang semakin cepat,” pungkasnya. (OREAN)







