Riski Sofyan Tekankan Aksi Nyata, Rakor Satgas Pramuka Peduli Lampung Diminta Tak Sekadar Seremonial
Bongkar Post, Bandar Lampung
Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Tugas (Satgas) Pramuka Peduli Kwartir Daerah (Kwarda) Lampung diharapkan menjadi momentum memperkuat kesiapsiagaan bencana, meningkatkan kapasitas relawan, serta menyusun langkah konkret dalam menjalankan misi kemanusiaan.
Pesan tersebut disampaikan Ketua Kwarda Lampung Jihan Nurlela melalui sambutan tertulis yang dibacakan Ketua Harian Kwarda Lampung, Riski Sofyan, saat membuka Rakor Satgas Pramuka Peduli di ruang VIP Gedung Graha Bakti Pramuka (GBP) Kwarda Lampung, Kamis (15/10/2026).
Dalam sambutannya, Jihan menegaskan bahwa kegiatan koordinasi tidak boleh berhenti pada diskusi maupun penyampaian laporan. Forum tersebut harus menghasilkan rekomendasi, rencana aksi, dan langkah nyata yang dapat diterapkan oleh jajaran Satgas Pramuka Peduli.
Ada sejumlah hal yang menjadi perhatian dalam penguatan peran Satgas Pramuka Peduli. Salah satunya kesiapsiagaan menghadapi bencana dengan memastikan setiap kwartir cabang memahami potensi kerawanan di wilayah masing-masing serta memiliki personel yang siap diterjunkan ketika dibutuhkan.
Selain itu, kapasitas anggota Satgas juga perlu ditingkatkan. Relawan Pramuka diharapkan memiliki keterampilan dasar penanganan bencana, mulai dari pertolongan pertama, evakuasi korban, pengelolaan dapur umum, distribusi bantuan, hingga komunikasi dan koordinasi di lapangan.
Penguatan jejaring dengan berbagai pihak turut menjadi perhatian. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, Basarnas, PMI, dunia usaha, komunitas, dan lembaga kemanusiaan dinilai penting untuk mendukung efektivitas penanganan keadaan darurat.
Jihan juga menekankan pentingnya sistem koordinasi yang cepat dan jelas agar setiap personel memahami tugas, tujuan, perlengkapan yang dibutuhkan, serta pihak yang menjadi mitra koordinasi ketika terjadi bencana.
“Dan yang tidak kalah penting, setiap kegiatan yang dilaksanakan harus dilaksanakan secara tertib, terukur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” demikian pesan Jihan dalam sambutan tertulisnya.
Rakor Susun Rekomendasi dan Rencana Aksi
Sementara itu, Wakil Ketua VII Bidang Abdimasgana Kwarda Lampung sekaligus Ketua Satgas Pramuka Peduli, M. Taufiqullah, menjelaskan bahwa rakor tersebut dirancang sebagai forum konsolidasi untuk menyelaraskan program dan memperkuat kesiapan organisasi.
Menurut dia, terdapat sejumlah agenda utama yang dibahas, meliputi pemantapan organisasi, penguatan materi kesiapsiagaan dan manajemen bencana, penguatan gerakan menjaga lingkungan, serta penyampaian laporan dan sinkronisasi program kerja.
Forum tersebut juga diarahkan untuk merumuskan rekomendasi dan rencana tindak lanjut sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan Satgas Pramuka Peduli ke depan.
“Kegiatan yang diikuti 35 peserta ini dimaksudkan sebagai forum konsolidasi dan komunikasi bagi jajaran Satgas Pramuka Peduli untuk menyamakan persepsi, memperkuat sinergi, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program kerja,” jelas Taufiqullah.
Melalui rakor ini, jajaran Satgas Pramuka Peduli diharapkan semakin siap menjalankan peran dalam penanggulangan bencana, aksi kemanusiaan, dan pelestarian lingkungan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Bidang Binawasa Kwarda Lampung Abdullah RM, Sekretaris Kwarda Lampung Mubasit, Kepala Pusdatin Soni Wicaksono, Kepala Puslitbangda Joni Widodo, anggota Bidang Abdimasgana, serta pengurus Dewan Kerja Daerah (DKD) Lampung.(*)






