Bongkar Post, Tulang Bawang
Ketua PMI Kabupaten Tulang Bawang, Ny. Herlinawati Qudrotul, S.H., meninjau pelaksanaan kegiatan donor darah di Balai Kampung Andalas Cermin, Kecamatan Rawapitu.
Kegiatan ini dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat di beberapa titik sebagai wujud kepedulian sosial PMI Kabupaten Tulang Bawang.

PMI terus berkomitmen hadir untuk kemanusiaan dan membantu sesama, terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya donor darah.
Hal ini dilakukan menyusul masih rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah sukarela. salah satu penyebab utama adalah masih adanya pemahaman keliru di tengah masyarakat yang menganggap bahwa mendonor darah dapat mengurangi nyawa atau memperpendek harapan hidup.
Ketua PMI Kabupaten Tulang Bawang, Ny. Herlinawati Qudrotul, S.H menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mengubah pola pikir yang keliru ini.
“Kami mengamati bahwa sebagian warga masih ragu untuk mendonor karena dipengaruhi oleh mitos yang tidak berdasar. Padahal, secara medis donor darah itu sangat aman dan justru memiliki manfaat besar, baik bagi pendonor maupun penerima. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh instansi pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi sosial untuk turut mengedukasi warga di lingkungan masing-masing,” jelas Herlinawati Qudrotul.
Manfaat Donor Darah
Herlinawati Qudrotul menjelaskan bahwa donor darah bukan hanya menyelamatkan nyawa orang lain, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan pendonor, antara lain:
Menstimulasi pembentukan sel darah merah baru, yang membuat tubuh menjadi lebih segar dan sehat.
“Membantu menjaga kesehatan jantung dan sirkulasi darah, karena darah yang didonorkan membuat tubuh menstabilkan kembali produksi darah secara alami.
Mendeteksi penyakit lebih awal, karena sebelum mendonor, calon pendonor akan melalui pemeriksaan kesehatan sederhana seperti tekanan darah, kadar hemoglobin, dan skrining penyakit menular.,” terangnya
Tantangan di Lapangan
lebih lanjut Meski PMI Kabupaten Tulang bawang telah secara aktif menggelar kegiatan donor darah, baik di Kampung- Kampung maupun instansi pemerintahan, namun partisipasi masih fluktuatif. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:
Kurangnya pemahaman tentang proses donor darah dan manfaatnya.
Ketakutan yang tidak beralasan seperti kehilangan banyak darah atau menjadi lemas.
Minimnya dukungan dari lingkungan sekitar dan kurangnya kampanye yang menyentuh semua lapisan masyarakat.tungkasnya
Usai meninjau kegiatan Donor darah Herlinawati Qudrotul juga menyempatkan diri, menggelar bansos kepada warga yang kurang mampu berapa sembako.(can/ris)






