Irham Jafar Sosialisasi 4 Pilar di Terbanggi Besar

Irham Jafar Sosialisasi 4 Pilar di Terbanggi Besar

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Lampung Tengah

Anggota MPR RI Irham Jafar Lan Putra menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan (UUD ’45, Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) di Aula Kantor Kampung Terbanggi Besar Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah, 12 Maret lalu.

Dalam kegiatan tersebut Irham Jafar juga merangkul TNI sebagai narasumber. “TNI kita ajak karena mereka sudah teruji paling tangguh dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan kita,” kata Irham Jafar dihadapan Danramil Terbanggi Besar Kapten Yatiman, Kepala Kampung Terbanggi Besar Zakaria, dan peserta sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan.

Menurut Irham Jafar, sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini penting dilakukan. Sebab, nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat dewasa ini makin luntur digerus zaman. “Ini salah satunya akibat dari pemanfaatan yang tidak bijak terhadap teknologi informasi yang berkembang pesat dewasa ini,” ujar Irham.

Kapten Yatiman saat menjadi narasumber mengakui, Pancasila sebagai dasar negara telah dirumuskan oleh para pendiri bangsa secara lengkap dan sempurna. “Kalau tidak ada Pancasila yang menjadi perekat, negara kita pasti sudah sejak lama tercerai-berai,” kata Yatiman.

Dia mencontohkan konflik di negara-negara Timur Tengah yang tak pernah padam. Mereka ini selalu berkonflik karena fondasi bernegara mereka tidak kuat. “Kita harus beryukur punya Pancasila yang bisa menyatukan kita dari Sabang sampai Merauke,” ujar dia

Tetapi Yatim mengaku prihatin. Sebab, dewasa ini nilai-nilai Pancasila mulai kenddur. Etika dan adab anak-anak sekarang sungguh mengecewakan. Dulu, anak-anak sekolah begitu hormat kepada para guru. Sekarang, banyak murid yang melawan gurunya.

Memang sudah saatnya kita kembali ke masa lalu. Masa ketika pelajaran etika, budi pekerti, dan Pancasila diajarkan lagi di sekolah-sekolah. “Kita memohon kepada Pak Irham Jafar untuk memperjuang ini agar menjadi kebijakan Menteri Pedidikan,” kata Yatiman. (Red)

Pos terkait