Imam Ghozali Pacu Tim Bulutangkis PWI Lampung, Gubernur Cup Jadi Ujian Menuju Porwanas
Bongkar Post, Bandar Lampung
Manajer Tim Bulutangkis Porwanas PWI Lampung, dr. Imam Ghozali, Sp.An., KMN., M.Ks., mulai memetakan kekuatan tim yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) tahun depan.
Imam menjadikan Kejuaraan Bulutangkis Gubernur Cup sebagai bagian dari program evaluasi. Bagi dia, turnamen bukan sekadar mengejar hasil pertandingan, tetapi menjadi kesempatan mengukur kemampuan dan kesiapan atlet sebelum menghadapi persaingan di tingkat nasional.
“Kita bersyukur dengan acara ini untuk persiapan Porwanas tahun depan. Kita berkomitmen mempersiapkan tim secara maksimal. Event Gubernur Cup ini kami jadikan ajang untuk menguji kemampuan dan performa para atlet,” ujar Imam Ghozali, Kamis (1/10/2026) malam.
Pada Gubernur Cup, PWI Lampung menurunkan tiga pasangan ganda. Dua di antaranya berhasil melaju ke babak delapan besar, yakni pasangan Hendry serta duet Peter dan Rudi.
Bagi Imam, hasil tersebut menjadi bahan evaluasi penting untuk melihat sejauh mana kesiapan pemain yang diproyeksikan memperkuat Lampung di Porwanas.
“Dari tiga grup yang kami turunkan, pasangan Hendry serta Peter dan Rudi bisa masuk delapan besar. Ini menjadi bagian dari proses kami melihat kemampuan dan performa atlet,” katanya.
Imam mengungkapkan, kekuatan tim PWI Lampung sebenarnya tidak hanya bertumpu pada tiga pasangan yang diturunkan dalam Gubernur Cup. Manajemen memiliki lima pasangan ganda yang disiapkan dalam skuat persiapan.
Komposisi tersebut masih akan dievaluasi seiring berjalannya program latihan dan uji tanding. Imam mengatakan persiapan dilakukan secara bertahap agar pemain yang nantinya dipilih benar-benar memiliki kesiapan menghadapi Porwanas.
“Kami sangat optimis, terutama pada pasangan Peter dan Rudy yang menjadi andalan utama. Target kami tidak muluk-muluk, yaitu menyumbang satu medali emas dan satu medali perak untuk Lampung,” ujar Imam.
Target tersebut menjadi tantangan bagi Imam dan jajaran manajemen untuk menjaga konsistensi latihan, mematangkan pasangan yang diproyeksikan tampil, sekaligus mengukur kekuatan tim melalui berbagai kejuaraan sebelum Porwanas digelar.(Jim/rls)






