Hadiri Pertemuan Adat Nusantara di Klungkung, Ike Edwin: Raja Terdahulu Menyerahkan Kewenangan Mengatur Rakyat, Bukan Tahta
Bali, Bongkarpost.co.id –
Ketua Dewan Pembina DPP PWDPI yang juga dikenal sebagai tokoh adat Lampung, Irjen. Pol. (Purn.) Dr. H. Ike Edwin, S.H., M.H., M.M., menyampaikan pandangan mendalam dalam sambutannya pada Pertemuan Adat Nusantara yang digelar di Klungkung, Bali.
Dalam pertemuan yang dihadiri para tokoh adat dari berbagai daerah di Indonesia tersebut, Ike Edwin mengingatkan kembali makna sejati kepemimpinan leluhur bangsa ini.
“Para raja dan pemimpin adat terdahulu itu tidak menyerahkan tahta semata. Yang mereka serahkan adalah kewenangan untuk mengatur rakyat, menjaga keadilan, dan melindungi kepentingan bersama. Itulah inti amanah yang harus kita jaga bersama.”tegasnya pada Sabtu (10/10/2026) Malam.
Beliau menegaskan, warisan budaya dan adat istiadat di berbagai daerah di Nusantara memiliki satu benang merah, yaitu kepedulian terhadap kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu, pertemuan antar-tokoh adat sangat penting untuk memperkuat kembali nilai-nilai luhur tersebut di tengah arus perubahan zaman.
“Adat bukan penghalang kemajuan. Adat adalah kompas agar kita maju tanpa kehilangan arah dan jati diri sebagai bangsa yang beradab.”
Pertemuan adat Nusantara ini berlangsung bersamaan dengan perhelatan Festival Budaya Kerajaan Klungkung 2026, yang diharapkan dapat mempererat persaudaraan antar-masyarakat adat di seluruh Indonesia. (tk/rls)






