DPRD Skakmat Disdik Bandar Lampung: Motor Kepsek Rp8,7 Miliar Tidak Mendesak!
Bandar Lampung, Bongkarpost.co.id –
Di tengah teriakan orang tua soal mahalnya seragam sekolah, Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung justru mengajukan anggaran Rp8,7 miliar untuk beli motor baru bagi kepala sekolah SD dan SMP di APBD 2027.
Usulan nyeleneh itu langsung dievaluasi habis Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung.
Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung, Asroni Paslah, terang-terangan mempertanyakan urgensi pengadaan tersebut. Menurutnya, hampir mustahil kepala sekolah di Bandar Lampung tidak punya kendaraan.
“Kepala sekolah di Bandar Lampung, tidak mungkin enggak ada kendaraan. Hampir semua kepala sekolah punya kendaraan,” ujar Asroni dalam rapat pembahasan RKA, Kamis (15/10/2026).
Asroni menilai, anggaran fantastis itu lebih masuk akal jika dialihkan untuk kepentingan siswa yang bersentuhan langsung.
“Kenapa itu tidak kita masukin ke anggaran seragam,” tegasnya, menyentil Disdik.
Sentilan serupa datang dari Sri Ningsih, Anggota Komisi IV dari PDI Perjuangan. Ia membongkar kejanggalan penempatan anggaran tersebut.
“Padahal anggaran untuk kendaraan bermotor di Bagian Umum,” tegas Sri Ningsih, mengisyaratkan adanya tumpang tindih pos anggaran.
Jika dihitung, Rp8,7 miliar untuk motor dinas kepsek SD dan SMP se-Bandar Lampung, dengan asumsi harga motor Rp30 juta per unit, berarti ada sekitar 290 unit motor yang akan dibeli. Padahal, banyak sekolah sudah memiliki kendaraan operasional dan kepsek rata-rata sudah bermobil.
Publik pun bertanya: ini kebutuhan mendesak atau proyek bagi-bagi kendaraan menjelang 2027?
Hingga berita ini diturunkan, Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung belum memberikan penjelasan rinci terkait urgensi dan spesifikasi motor yang akan dibeli. (wabi)






