Buka Sosialisasi Sistem Manajemen Talenta, Sekda: Bangun Budaya Kerja Hargai Kemampuan

Buka Sosialisasi Sistem Manajemen Talenta, Sekda: Bangun Budaya Kerja Hargai Kemampuan

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Lampung Utara Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia BKPSDM) Menggelar sosialisasi sistem manajemen talenta, di gedung pusiban agung Kotabumi, Senin, 26 Oktober 2026.

Sosialisasi dilaksanakan dalam rangka mendukung program prioritas nasional khususnya penguatan ASN, berbasis merit sebagaimana ditetapkan dalam RPJMN 2025 – 2029 melalui pembangunan dan penerapan manajemen talenta pada instansi pemerintah.

Kepala BKPSDM Lampura Hendry Dunant dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini diikuti 150 orang. Terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkungan Pemkab Lampura.

Untuk narasumber kata Hendry Dunant, dari BKN Regional V. Yakni Leli Suprapti, S.A.P selaku Tim Pembinaan Manajemen ASN dan Fransiska Asisi Tiur Une Manik, ST selaku Tim Sistem Digitalisasi. Jelasnya.

Maksud dan tujuan dari kegiatan ini jelasnya, pertama untuk memberi pemahaman menyeluruh tentang regulasi baru dan tahapan manajemen talenta. Termasuk pemetaan 9 kotak atau nine-box matrix.

Kedua, menyatukan pemahaman pimpinan dan pegawai untuk mendukung sistem merit.

Ketiga, instruksi agar pegawai segera validasi dan pemutakhiran data diri di MyASN, SIASN, dan SIMATA BKN.

Tujuan utamanya adalah agar setiap pegawai paham bagaimana potensi dan kinerjanya dinilai. Serta bagaimana alur pengembangan karier ke depan,” ujar Hendry.

Ia menegaskan instruksi paling penting.

“Kami minta peserta langsung cek dan validasi data pribadinya di MyASN dan SIMATA BKN. Data itulah yang jadi dasar penilaian talenta. Jangan sampai potensi bagus, tapi data tidak valid,” tegas Hendry.

Menurutnya, ini untuk percepat pencapaian tujuan organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Ucapnya.

Dalam arahan nya Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis yang diwakili Sekdakab lampung utara, Intji Indriati menjelaskan,

aparatur harus dikelola berdasarkan kemampuan dan integritas, bukan semata mata berdasarkan senioritas, kedekatan, ataupun pertimbangan yang tidak berkaitan dengan profesionalitas,” tegas Intji.

Jabatan bukanlah hadiah, melainkan amanah. Karier adalah proses pembuktian bahwa kita semakin mampu memikul tanggung jawab yang lebih besar, tuturnya.

“BKN telah menyiapkan platform digital SIMATA agar pengelolaan talenta lebih objektif, transparan, dan berbasis data.

“Mari kita tinggalkan pola pikir yang membatasi kemajuan. Kita bangun budaya kerja yang menghargai kemampuan,” pungkasnya (orean)

Pos terkait