Buka Muswil IX PPP Lampung, Mardiono Tekankan Persatuan dan Target Kebangkitan 2029
Bongkar Post, Bandar Lampung
Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menegaskan pentingnya soliditas internal partai sebagai fondasi utama menghadapi agenda politik ke depan.
Penegasan itu disampaikan saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) IX DPW PPP Provinsi Lampung yang digelar di Hotel Bandara Syariah, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (28/1/2026).

Di hadapan kader dan pengurus PPP se-Lampung, Mardiono menyebut Muswil bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum strategis untuk merapikan barisan dan menyiapkan kepemimpinan baru yang mampu membawa PPP kembali bangkit.
“Musyawarah wilayah ini diselenggarakan untuk membentuk kepengurusan baru periode 2025–2030. Seluruh prosesnya harus berjalan sesuai dengan mekanisme dan peraturan organisasi yang telah ditetapkan,” ujar Mardiono.
Menurutnya, dinamika dalam Muswil merupakan hal yang wajar. Namun, ia menekankan bahwa seluruh kader wajib menjaga suasana musyawarah tetap rukun, damai, dan mengedepankan kepentingan partai di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Kita masih perlu membangun solidaritas yang tinggi. Kita harus bersatu padu, memperkuat PPP untuk kemaslahatan umat. Dalam musyawarah tentu ada dinamika, bisa muncul satu atau dua pilihan, dan pada akhirnya DPP akan mengambil keputusan terbaik,” tegasnya.
Mardiono juga meminta dukungan penuh dari seluruh kader dan konstituen PPP di Provinsi Lampung agar Muswil IX ini melahirkan kepengurusan yang solid, kredibel, dan mampu menjawab tantangan politik ke depan.
“Saya minta bantuan kepada seluruh jajaran kader dan konstituen PPP di Provinsi Lampung untuk mendukung proses Muswil ini, agar menghasilkan kepengurusan terbaik. Dengan begitu, PPP senantiasa hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Bidik Pemilu 2029
Dalam kesempatan tersebut, Mardiono secara terbuka menyinggung capaian PPP pada Pemilu 2024 yang belum sesuai harapan, khususnya di Provinsi Lampung. Ia mengakui perolehan kursi PPP di sejumlah daerah masih belum maksimal.
“Pada Pemilu 2024 lalu, kita belum mencapai target. Perolehan kursi di kabupaten dan kota masih belum terisi secara optimal. Namun kita tidak boleh berkecil hati,” ujarnya.
Menurut Mardiono, keterbatasan kursi di parlemen tidak boleh mematikan semangat perjuangan partai.
Ia menegaskan PPP tetap dapat berkontribusi bagi umat dan masyarakat melalui berbagai jalur perjuangan, baik di dalam maupun di luar parlemen.
“Kita masih bisa memperjuangkan kepentingan umat melalui jalur-jalur lain di luar parlemen. Sementara bagi kader yang sudah berada di parlemen, kualitasnya juga harus terus ditingkatkan,” kata dia.
Ia menutup arahannya dengan menekankan bahwa PPP harus tampil lebih substantif, tidak sekadar hadir secara politik, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
“Yang ada di parlemen harus mampu menghadirkan kemaslahatan bagi umat. Itu yang menjadi tujuan utama perjuangan PPP,” pungkas Mardiono.(*)






