BPJS Kesehatan Pastikan Peserta JKN Tetap Dilayani Meski Mudik ke Luar Daerah
Bongkar Post, Bandar Lampung – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, BPJS Kesehatan memastikan seluruh peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat mengakses layanan kesehatan di mana pun berada, termasuk saat pulang ke kampung halaman.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menegaskan bahwa perlindungan kesehatan bagi peserta JKN tidak dibatasi wilayah domisili. Artinya, peserta tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan meskipun berada di luar daerah tempat mereka terdaftar.
Pernyataan tersebut disampaikan Prihati dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring melalui kanal YouTube resmi BPJS Kesehatan. Ia menekankan bahwa komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan peserta JKN tetap terlindungi selama periode mudik Lebaran.
“Perlindungan kesehatan bagi peserta JKN tidak mengenal batas wilayah. Masyarakat yang mudik tetap dapat mengakses layanan kesehatan di fasilitas kesehatan terdekat sesuai kebutuhan medis,” ujar Prihati.
Selain layanan kesehatan langsung, BPJS Kesehatan juga mengoptimalkan layanan digital melalui aplikasi Mobile JKN. Melalui aplikasi tersebut, peserta dapat mengecek status kepesertaan, mencari fasilitas kesehatan terdekat, hingga mengetahui ketersediaan kamar rumah sakit.
Peserta juga dapat menghubungi layanan informasi dan pengaduan melalui Care Center 165 yang beroperasi selama 24 jam. Sementara itu, beberapa kantor cabang BPJS Kesehatan tetap membuka layanan terbatas pada 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026.
Untuk memastikan kepesertaan tetap aktif selama perjalanan mudik, masyarakat diimbau rutin membayar iuran. Saat ini tersedia ratusan ribu kanal pembayaran, termasuk ATM, kantor bank, dan berbagai payment point di seluruh Indonesia. Bagi peserta yang memiliki tunggakan, BPJS Kesehatan menyediakan Program REHAB yang memungkinkan pembayaran iuran dilakukan secara bertahap.
Dalam hal layanan kesehatan, peserta JKN juga tetap bisa berobat di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) lain jika tempat biasa berobat sedang tutup. Saat ini BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan lebih dari 23 ribu FKTP, ribuan rumah sakit dan klinik, serta ribuan apotek Program Rujuk Balik (PRB).
Untuk mendukung kelancaran perjalanan pemudik, BPJS Kesehatan juga membuka Posko Mudik pada 13–16 Maret 2026 di sejumlah titik strategis seperti Pelabuhan Merak, Terminal Pulo Gebang, hingga beberapa rest area di jalur tol utama. Posko ini menyediakan layanan kesehatan dasar, obat-obatan, ambulans, hingga tindakan darurat sederhana.
Dengan berbagai layanan tersebut, BPJS Kesehatan berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik Lebaran dengan lebih aman dan nyaman tanpa khawatir terhadap akses layanan kesehatan. (Diki)







