Wakil Gubernur Bantah Pernah Hubungi Akun Facebook Andre Angler Liar
Bongkar Post, Lampung Timur – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan tidak pernah menghubungi maupun meminta “take down” (tekdon) terhadap akun Facebook bernama Andre Angler Liar.
Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul beredarnya sebuah video yang viral di media sosial sejak Minggu, 1 Februari 2026, dan telah beredar lebih dari 12 jam.
Video yang diunggah melalui akun Facebook Andre Angler Liar, yang diduga kuat merupakan warga Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, memuat kritik keras terkait kondisi jembatan Kali Pasir. Dalam video tersebut, pemilik akun menyuarakan keprihatinan atas keselamatan anak-anak yang harus menyeberang menggunakan perahu tanpa alat keselamatan.

Dalam narasi videonya, akun tersebut menyampaikan kekecewaan terhadap pemerintah dengan menyebut jembatan yang telah berdiri sejak tahun 1960 hingga kini belum dibangun secara layak. Video itu juga memuat pernyataan bernada emosional yang menyinggung kinerja pemerintah dan prioritas terhadap fasilitas publik.
Menanggapi video yang viral tersebut, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela melalui pesan WhatsApp, Minggu (1/2/2026), secara tegas membantah adanya komunikasi antara dirinya dengan pemilik akun Facebook Andre Angler Liar.
“Itu semua tidak benar dan merupakan fitnah. Saya tidak pernah menghubungi, baik melalui telepon maupun pesan singkat, dengan orang yang memiliki akun Facebook atas nama Andre. Selama ini tidak pernah ada komunikasi apa pun,” tegas Jihan.
Jihan menambahkan bahwa dirinya juga tidak pernah meminta penghapusan atau penurunan konten video sebagaimana isu yang beredar di media sosial.
Sementara itu, Andri, pemilik akun Facebook Andre Angler Liar, saat dihubungi wartawan media ini melalui pesan WhatsApp, enggan memberikan keterangan resmi. Ia terkesan menghindar dengan alasan hendak melaksanakan ibadah salat.
“Datang saja ke sini, bang, biar jelas,” singkat Andre sebelum mengakhiri komunikasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lanjutan dari pihak pemilik akun terkait tudingan yang disampaikan dalam video tersebut.
(Media ini akan terus berupaya melakukan konfirmasi lanjutan guna menjaga prinsip keberimbangan dan akurasi pemberitaan).
(Fadli)






