Ketua DPRD Lampung Turun ke Sawah, Perkuat Sinergi Forkopimda Jaga Ketahanan Pangan

Ketua DPRD Lampung Turun ke Sawah, Perkuat Sinergi Forkopimda Jaga Ketahanan Pangan

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Lampung Timur

Ketua DPRD Provinsi Lampung, A. Giri Akbar, S.E., M.B.A., menegaskan komitmen penguatan ketahanan pangan daerah dengan turun langsung ke sawah dalam kegiatan Tanam Padi Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Selasa (20/1/2026), di Desa Braja Fajar, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur.

Kegiatan lintas sektor ini menjadi simbol nyata sinergi antara DPRD, TNI, pemerintah daerah, serta instansi teknis dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus menjaga stabilitas pangan di Provinsi Lampung.

“Ketahanan pangan tidak bisa dibangun secara sektoral. Dibutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, TNI, DPRD, dan petani agar produksi pangan tetap terjaga dan berkelanjutan,” ujar A. Giri Akbar di sela kegiatan.

Tanam padi bersama tersebut dihadiri Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han), Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M., unsur Forkopimda Provinsi Lampung, Bupati Lampung Timur, Forkopimda Kabupaten Lampung Timur, serta pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.

Turut hadir Kepala BBWS Mesuji Sekampung Dr. Elroy Koyari, S.T., M.T., Kepala Balai Pelatihan Pertanian Lampung Dr. P. Adi Destriadi Sutisna, S.P., M.P., Kepala Bulog Subdivre Lampung Timur, Kepala BPS Lampung Timur, unsur Forkopimcam Way Jepara, penyuluh pertanian, kepala desa, Gapoktan, Poktan, Brigade Pangan Way Jepara, distributor pupuk, serta masyarakat petani setempat.

Kegiatan diawali dengan penyambutan rombongan Forkopimda, dilanjutkan peninjauan area persawahan, sebelum akhirnya dilakukan penanaman padi secara simbolis oleh Ketua DPRD Lampung bersama Pangdam II/Sriwijaya, Wakil Gubernur Lampung, dan para petani.

Selain penanaman, rombongan juga melakukan dialog langsung dengan petani untuk menyerap aspirasi sekaligus meninjau kondisi riil pertanian, mulai dari kesiapan lahan, sistem irigasi, hingga ketersediaan sarana produksi dan pendampingan penyuluh.

“Kami ingin memastikan bahwa kebijakan yang dibuat benar-benar berbasis kondisi lapangan. Masukan dari petani menjadi dasar penting dalam perumusan program dan penganggaran sektor pertanian ke depan,” tegas Giri Akbar.

Menurutnya, kehadiran Forkopimda dan TNI dalam kegiatan ini mencerminkan keseriusan negara dalam melindungi sektor pertanian sebagai penopang utama ekonomi daerah dan ketahanan pangan nasional.

Melalui kegiatan Tanam Padi Bersama ini, DPRD Provinsi Lampung berharap dapat meningkatkan semangat petani, mendorong kenaikan produksi padi di Desa Braja Fajar dan wilayah sekitarnya, serta memperkuat ketahanan pangan Kabupaten Lampung Timur dan Provinsi Lampung secara berkelanjutan.(*)

Pos terkait