Gebrak Infrastruktur, Kampung Bakung Udik Bangun ODF

  • Whatsapp

Tulang Bawang (Bongkarpost)- Sebagai Kampung yang dinilai sangat tertinggal oleh Pemerintah, Kampung Bakung Udik, Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulangbawang, langsung tancap gas melakukan pembenahan diberbagai sektor, hal yang paling menjadi titik fokus sasaran ialah dengan melakukan serah terima Open Defecation Free (ODF) atau penyediaan tempat buang air besar, agar masyarakat tidak lagi menggunakan WC cemplung, Minggu (26/04/2020).

Santori Kepala Kampung Bakung Udik, menjelaskan, bahwa penyediaan tempat buang air besar (ODF) tersebut bersumber dari anggaran Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2020, yang digulirkan bersama pelaksanaan kegiatan pembangunan Padat Karya Tunai (PKT) Kampung Bakung Udik.

Bacaan Lainnya

“Untuk pengadaan ODF tersebut berjumlah sebanyak 74 unit, dengan menelan anggaran sebesar Rp. 61.700.000,- hal ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat, sehingga tidak lagi buang air besar dengan menggunakan WC cemplung,” jelas Santori.

Kemudian, lanjut Kepala Kampung Bakung Udik, untuk pembangunan PKT lainnya, diantaranya seperti rehab atap balai Kampung, lalu pembuatan drainase sepanjang 1250 Meter tipe 50, pembangunan rabat beton didua lokasi, pertama 3 x 151 Meter dan kedua 3 x 386 Meter serta pembangunan gedung/prasarana Kantor Kampung.

“Selanjutnya, kita juga membangun sumur bor yang tersebar di 8 titik berbeda di Kampung Bakung Udik, dan juga melakukan pengadaan lampu penerangan jalan Kampung sebanyak 305 unit, serta penyediaan penghubung komunikasi dan informatika,” papar Santori.

Pelaksanaan pembangunan Kampung tersebut, diharapkan mampu melepas lebel Kampung Bakung Udik sebagai Kampung sangat tertinggal, mengingat sebenarnya Kampung yang berada tidak jauh dari pusat Pemerintahan Kabupaten Tulangbawang tersebut tidaklah terlalu tertinggal dari segi perekonomian masyarakat, hanya saja karena Kampung yang sebagian wilayahnya berada di bantaran Sungai Way Tulangbawang itu terisolasi dan tidak memiliki akses jalan menuju Kecamatan dan menuju Kabupaten.

“Sampai saat ini kita memang tidak punya akses jalan menuju Kecamatan dan jalan menuju Kabupaten, selama ini memang masih menumpang jalan perusahaan tebu, jadi penilaian sebagai Kampung sangat tertinggal itu, diantaranya karena kita memang tidak punya akses jalan tersebut,” ungkapnya.

Untuk itu, dirinya berharap Pemerintah, baik Kabupaten, Provinsi maupun Pusat, agar dapat segera melakukan pembangunan akses jalan, sehingga Kecamatan Gedung Meneng, khususnya Kampung Bakung Udik tidak menjadi sangat tertinggal, akibat dari terisolasinya wilayah.

“Semoga apa yang telah kita lakukan di Kampung Bakung Udik, dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak, sehingga anggaran yang dikucurkan tidak sia-sia,” tandas Kepala Kampung, Santori. (Can/Ris)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *